BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Bulan Bahasa
Bulan bahasa bisa dikatakan sebagai ajang penyaluran bakat, karena bulan bahasa memiliki kategori-kategori yang cukup beranekaragam.
Bulan bahasa juga menggerakkan suatu oraganisasi yang sangat mempunyai andil besar dalam pelaksanaannya. Dengan mengusung tema’’MENJUNJUNG TINGGI MARWAH BAHASA INDONESIA DITENGAH MODERENISASI’’
Kegiatan yang diadakan dalam bulan bahasa sedikitnya memberi andil yang besar dalam kegiatan mahasiswa. Menurut saya, bulan bahasa dapat juga dikategorikan sebagai titik puuncak dari segala sesuatu yang telah dipelajari.
Acara formal dibawakan oleh mahasiswa Universitas Islam Riau yaitu maya dan Bambang. Adapun acara formal yang terdiri dari:
1. Pembukaan
2. Tari persembahan
3. Pembacaan Ayat suci al-Qur’an
4. Pembacaan doa
5. Kata sambutan dari ketua pelaksana
6. Kata sambutan dari Bupati HIMA
7. Kata sambutan dari ketua prodi
8. Kata sambutan dari rektor UIR atau yang mewakili
Sekaligus pembukaan secara resmi acara bulan bahasa tahun 2011
9. Penutup
Pada acara penutupan bulan bahasa, dibawakan oleh mahasiswa Universitas Islam Riau yang super kocak yaitu Bambang Riadi dan Lilis. Penutupan bulan bahasa juga menghadirkan penampilan dari para pemenang diantara nya yaitu penampilan dari pemenang juara satu dalam perlombaan musikalisasi puisi yaitu SMA N 1 Pangkalan kerinci yang terdiri dari 5 pemain musik dan 2 pembaca puisi. Selain itu banyak juga hiburan yang di hadirkan dalam penutupan bulan bahasa.
BAB II
ISI
2.1 Puisi
Salah satu perlombaan bulan bahasa pada tanggal 17 November 2011 yaitu lomba baca puisi tingkat mahasiswa se-Riau, adapun kriteria penilaian dalam lomba baca puisi tersebut adalah sebagai berikut:
- Kualitas vokal : yaitu bagaimana situasi pembaca mengeluarkan suara secara jelas
- Kualitas penjiwaan : yaitu bagaimana peserta menghayati karakteristik puisi yang akan
dibaca.
- Kualitas teknik dan penjiwaan
Ø Teknik : gerak yang seimbang dengan bahasa verbal lisan, akting dan bloking
Ø Penampilan : sikap peserta dalam membawa puisi.
Contoh puisi wajib yang diperlombakan yaitu Bahasa bangsa ( M. Yamin )
Bahasa bangsa
Oleh M.yamin
Selagi kecil bermain muda
Tidur si anak dipangkuan bunda
Ibu bernyanyi lagu dan dendang
Memuji si anak banyaknya sedang
Buaian sayang malam dan siang
Terlahir di bangsa berbangsa sendiri
Diimpit keluarga kanan dan kiri
Besar bualan di tanah melayu
Bersuka duka, sertakan rasa
Perasaan serikat menjadi padu
Dalam bahasanya permai merdu
Menatap menangis bersuka ria
Dalam bahagia bola dan bayar nyawa
Dalam bahasa sambungan jiwa
Dimana persua disana bahasa
Andalastu sayang jona berjuna
Sajakan kecil muda taruna
Sampai mati berkalang tanah
Lupa kebahasa hendaklah pernah
Ingat pemuda, sumatra
Tiada bahasa, bangsapun hilang
2.2 Musikalisasi puisi
MC : Bambang- Juliana
Juri : Sarmiati, fatmawati dan Darusman
Kriteria: penghayatan, penafsiran puisi, kekuatan vokal, komposisi musik, teknik, penampilan.
Tema : “Musikalisasi puisi bukan sekedar memusikkan puisi”
Puisi wajib : Lagu sebuah (Hamid Jabbar)
Puisi pilihan: Lagu yang sederhana (Asem zamzam), debu bulan mei, nyanyian sunyi(Soni fand maulna)
BAB III
PENUTUP
3.1 Kritik dan saran
Menurut pendapat saya, bulan bahasa harus mendapat perhatian khusus dari pelaksananya, sehingga bulan bahasa dapat menarik perhatian dari khalayak ramai. Disisi lain, pihak pelaksana harus bersifat kritis dalam menghimbau khayalak ramai untuk ikut berpartisipasi. Sehingga tujuan dan manfaat bulan bahasa tersebut dapat diterima dan dimanfaatkan dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar